Minggu, 31 Mei 2009

siapkah kita masuk neraka


Dikisahkan dalam sebuah hadis bahwa sesungguhnya neraka Jahannam itu adalah hitam gelap, tidak ada cahaya dan tidak pula ia menyala. Dan ianya memiliki 7 buah pintu dan pada setiap pintu itu terdapat 70,000 gunung, pada setiap gunung itu terdapat 70,000 lereng dari api dan pada setiap lereng itu terdapat 70,000 belahan tanah yang terdiri dari api, pada setiap belahannya pula terdapat 70,000 lembah dari api.

Dikisahkan dalam hadis tersebut bahwa pada setiap lembah itu terdapat 70,000 gudang dari api, dan pada setiap gudang itu pula terdapat 70,000 kamar dari api, pada setiap kamar itu pula terdapat 70,000 ular dan 70,000 kala, dan dikisahkan dalam hadis tersebut bahwa setiap kala itu mempunyai 70,000 ekor dan setiap ekor pula memiliki 70,000 ruas. Pada setiap ruas kala tersebut ianya mempunyai 70,000 qullah bisa.

Dalam hadis yang sama diterangkan bahwa pada hari kiamat nanti akan dibuka pintu neraka Jahannam, maka seketika saja pintu neraka Jahannam itu terbuka, akan keluarlah asap datang mengepung mereka di sebelah kiri, lalu datang pula sebuah kumpulan asap mengepung mereka disebelah hadapan muka mereka, serta datang kumpulan asap mengepung di atas kepala dan di belakang mereka. Dan mereka (Jin dan Mausia) apabila memandang asap tersebut maka bergetarlah dan mereka berlutut dan memanggil-manggil, "Ya Tuhan kami, selamatkanlah."

Diriwayatkan bahwa sesungguhnya

Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam telah bersabda : "Akan didatangkan pada hari kiamat itu neraka Jahannam, dan neraka Jahannam itu mempunyai 70,000 kendali, dan pada setiap kendali itu ditarik oleh 70,000 malaikat, dan berkenaan dengan malaikat penjaga neraka itu besarnya ada diterangkan oleh Allah subhanahu wata’ala dalam surah At-Tahrim ayat 6 yang bermaksud : "Sedang penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras."

Saudaraku sudah terhindarkah kita dari neraka yang sangat menakutkan itu,,,????? Sungguh hanya kasih sayang Allah yang dapat menyelamatkan kita dari pedihnya siksaNYA di neraka, dari gelapnya ruangan-ruangan di dalam neraka, dan dari ular-ular yang berbisakan api. Apalah arti ibadah kita bila dibandingkan dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita, akan tetapi jikalau kita tidak beribadah bagaimana Allah akan cinta kepada kita!

Mari kita merenungkan bersama bagaimana rasulullah bersyukur kepada ALLAH

Pada suatu malam rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendirikan shalat malam sampai kaki beliau sakit, kemudian ‘Aisyah ummulmu’minin radhiallahu ‘anha bertanya : “wahai rasulullah, sungguh dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni oleh Allah subhanahu wata’ala, tapi kenpa engkau masih beribadah seperti ini?”. Rasulullah menjawab: wahai ‘aisyah,, “tidakkah aku bersyukur aku bersyukur terhadap apa yang diberikan Allah kepada ku?”. Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang ma’shum(terbebas dari dosa), akan tetapi sungguh ibadahnya tiada henti, maka bagaimana dengan kita yang setiap hari melalaikan perintahNYA???

WALLAHU A’LAM BISHAWAB

1 komentar:

  1. aku siap msuk surga tp semoga terpilih oleh-Nya

    BalasHapus